Loading...
Kabar Gembira

[Kabar Menyenangkan] Provinsi Jawa Tengah dan Komitmennya Terhadap Pendidikan

Setelah melakukan kunjungan ke sekolah model GSM yaitu SD Rejodani dan SMPN 2 Sleman (01/08), kepala sekolah, guru serta siswa SMA dan SMK di Jawa Tengah kemudian mengikuti workshop GSM yang dilakukan selama tiga hari di SMKN 11 Semarang.

Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah hadir dalam kegiatan workshop Gerakan Sekolah Menyenangkan yang dilakukan di SMKN 11 Semarang (13/08). Ini menunjukkan komitmen dan dukungan yang besar dari pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan di provinsi Jawa Tengah.

Upaya ini dilakukan sebagai kekhawatiran bahwa output pendidikan saat ini tidak relevan dengan tuntutan zaman sehingga dibutuhkan solusi yang mutakhir untuk menunjang kebutuhan itu. Karenanya dInas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah menggandeng GSM sebagai plaform pendidikan yang revolusioner untuk bekerja sama dalam menciptakan perubahan.

“Permasalahan pendidikan saat ini adalah tidak relevannya output pendidikan dengan tuntutan zaman karena di masa depan kelak, banyak keterampilan yang bisa digantikan oleh Artificial Intellegence dan sayangnya pendidikan di Indonesia tidak adaptif terhadap hal itu” Tandas Nur Rizal dalam salah satu sesi workshop tersebut.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng merasa bahwa GSM mampu untuk menjadi solusi dengan prinsip pembangunan ekosistem sekolah yang menyenangkan. Ekosistem positif ini memungkinkan anak untuk mengembangkan keterampilan yang kontekstual, empati dan critical thinking yang baik.

Tidak hanya itu saja, revolusi pendidikan GSM akan juga melahirkan kebaikan bagi para guru karena memungkinkan  guru untuk memiliki otonomi dalam melakukan eksplorasi dan pengembangan diri. Inilah mengapa penciptaan lingkungan atau ekosistem positif di sekolah sangat penting. Karena semua lapisan dalam tatanan pendidikan akan mampu untuk bergerak dan berkembang bersama-sama.

Antusiasme para guru dan kepala sekolah peserta workshop GSM di Jawa Tengah untuk belajar dan terbuka pada perubahan ini menunjukkan bahwa dalam menciptakan perubahan tersebut, diperlukan dukungan dan komitmen penuh dari pemerintah selaku pembuat kebijakan. Sehingga, selain bergerak pada akar rumput, kebijakan yang ada juga bisa selaras dan menghasilkan perubahan yang komprehensif.

“Kita harapkan metode belajarnya menjadi asik, kemudian antara guru dan murid itu bisa ketemu, bisa ketemu di satu titik bahwa ya, kita punya cita-cita bersama dan menyenangkan. Ga stress, ga ada ketakutan di sekolah” ujar Gubernur Jateng, Ganjar Pronowo yang menunjukkan dukungan penuhnya dalam program ini.

Anda bisa menyaksikan potongan kecil dari keseruan dan kegiatan workshop di SMKN 11 Semarang dalam tautan berikut:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: