content detail

Training of Trainer Jadi Cara GSM Sambut Tahun Baru 2018

Post by: 27/01/2018 0 comments 63 views

GSM (Gerakan Sekolah Menyenangkan) membuka 2018 dengan mengadakan TOT (Training of Trainer) untuk para guru dari sekolah-sekolah yang sudah tergabung dalam gerakan.

Kamis (25/1), menjadi gebrakan baru untuk GSM. Gerakan yang diinisiasi oleh Muhammad Nur Rizal ini mengadakan TOT sebagai kegiatan pembuka mereka di tahun baru 2018.

Bertempat di SD Kalam Kudus Yogyakarta, kegiatan yang berlangsung hingga Jumat (26/1) itu diikuti oleh 25 guru dari sekolah-sekolah yang sudah tergabung dan menerapkan model GSM. TOT diadakan untuk melatih para guru agar bisa menerapkan pengajaran yang sesuai dengan modul pembelajaran GSM.

“TOT sudah kami lakukan beberapa kali, tapi memang ini jadi kegiatan pertama GSM pada 2018. Fokus dari TOT kali ini lebih ke penerapan modul pelatihan yang sudah kami buat untuk para guru. Selain itu mereka juga diajarkan untuk menjadi fasilitator, motivator, perlunya perubahan pola pikir, bagaimana menyambut era desrupsi, bagaimana menciptakan lingkungan sekolah yang positif, bagaimana setting lingkungan kelas, sampai seperti apa metode pembelajaran untuk mengatasi persoalan nyata,” terang Rizal.

Terdapat empat sesi dalam dua hari pelaksanaan kegiatan TOT. Pada hari pertama sesi dibuka oleh Iwan dengan pembahasan teknik fasilitasi. Dalam sesi ini para guru diajari untuk jadi fasilitator juga motivator yang bisa melihat dan menangani siswa dari berbagai sisi. Sesi kemudian dilanjutkan oleh Rizal dan Novi Candra mengenai pembahasan dan praktik modul pembelajaran GSM.

Sementara di hari kedua, TOT dibuka dengan pelatihan menulis berita oleh redaktur Republika, Fernan Rahadi. Para peserta diajari cara menulis dasar yang baik dan benar hingga praktik membuat tulisan berita. Setelahnya sesi diisi oleh Novi yang meneruskan pembahasan serta praktik modul pembelajaran GSM.

“TOT ini berlangsung menyenangkan walaupun berlangsung selama dua hari. Dibanding TOT lain yang pernah saya ikuti, TOT GSM ini lebih menginspirasi, menantang, dan menginisiasi perubahan di dunia pendidikan,” tutur salah satu peserta, Muhammad Mukhlas, guru SD Labschool UNNES.

Meski Rizal belum bisa memastikan, para peserta berharap jika kegiatan TOT ini bisa rutin diadakan oleh GSM seperti yang diungkap oleh Nugroho, guru SD Rejosari. “Semoga tidak berhenti sampai di sini, karena biasanya euforia-nya cuma berlangsung di awal. Saya berharap gairah ini tetap terjaga dan ada kelanjutannya,” harapnya.

 

Ahmad Reza Hikmatyar

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Loading...