content detail

Tips Mengajar yang Memotivasi Siswa

Post by: 15/02/2016 0 comments 1304 views

Model Pembelajaran Direct Instruction

Mengajar itu horisontal, bukan vertikal

            Sifat mengajar yang horisontal berarti kita sebagai tentor/guru menempatkan diri sama tinggi dengan siswa kita. Kita berbicara sebagai orang yang lebih dahulu tahu, bukan lebih pintar. Kita mentransfer ilmu, bukan memberi ilmu.

suryanni.blogspot.com
suryanni.blogspot.com

“Bu guru berdiri di depan kalian bukan karena bu guru lebih pintar dari anak-anak, namun hanya karena bu guru mengenal ilmu ini lebih dahulu daripada kalian. Mungkin suatu saat diantara kalian ada yang lebih mengerti dan lebih pintar dari bu guru.”

            Pernyataan diatas sudah memberikan dorongan kepada siswa untuk lebih santai dan lebih menikmati kebersamaannya dengan kita. Jika kelas sudah santai dan dinikmati, maka pelajaran mudah diberikan. Dalam memberikan pelajaran, anggaplah kita sedang bercerita tentang pengalaman sehingga ilmu apapun itu tidak terkesan menyeramkan.

motivasi

Mengajar itu memberikan motivasi

            Dalam mengajar, pastikan selalu memberikan motivasi kepada murid-murid kita. Motivasi bisa dilakukan di seluruh waktu, namun ada waktu-waktu yang terbaik.

  • Motivasi di pertemuan pertama

            Memotivasi anak di awal pertemuan merupakan hal yang penting untuk keberlangsungan pembelajaran. Misal pada saat pelajaran tentang pahlawan. Di pertemuan pertama kita membawa foto Ir. Soekarno dan memajangnya di depan kelas, lalu kita bercerita tentang Ir. Soekarno dan kisah perjuangan beliau terhadap kemerdekaan Indonesia. Bagi anak-anak kisah Ir. Soekarno itu inspiratif.

kotak prestasiku PIB

  • Motivasi pada tengah pelajaran

            Guru memberikan hadiah (reward) kepada siswa yang dapat mengerjakan sesuatu yang ditugaskan di tengah-tengah pelajaran. Reward itu bisa berupa makanan atau minuman, alat tulis dan juga bisa berupa hiasan kertas bentuk bintang yang ditempel, kotak prestasi, dll. Reward ini bisa membuat anak lebih termotivasi dalam belajar atau mengerjakan sesuatu.

  • Motivasi di akhir pelajaran

            Guru dapat memberikan preview pelajaran selanjutnya pada bagian yang menarik sebelum kelas berakhir. Hal ini membuat siswa kita menjadi semangat untuk mengikuti kelas kita selanjutnya. Penasaran adalah senjata guru untuk membuat kelasnya menjadi diminati oleh murid-muridnya.

            Dan tak lupa, sebagai seorang guru kita haruslah menjadi seseorang yang dapat menyakinkan murid kita bahwa mereka hebat. Kita harus bisa menanamkan kepada mereka bahwa mereka pasti bisa melakukan apa saja asalkan berusaha dengan baik. Hal ini dapat kita tempuh dengan menghindari kalimat-kalimat yang menurunkan keyakinan terhadap diri mereka sendiri. Di dunia ini tidak ada orang bodoh, hanya saja memiliki pemahaman yang berbeda.

images (1)

Mengajar itu memberikan contoh

            Seorang guru pernah mengatakan bahwa “ajarkan apa yang kamu bisa, bukan apa yang kamu tahu”. Maksudnya adalah apa yang kita ajarkan sebaiknya adalah sesuatu yang kita mengerti dan bisa kita lakukan. Lakukan dengan memberikan contoh. Ketika mengajar sebaiknya seorang guru lebih banyak memberikan contoh dan mempraktekkan langsung supaya siswa mengerti dan tidak hanya mengimajinasikan dalam pikiran saja.

2013082317581080960

Oleh karena itu, sebagai guru kita harus paham konsep dari suatu hal yang diajarkan. Pemahaman konsep akan membuat kita mudah memberikan contoh apa saja dan memecahkan problematika yang mungkin dihadapi oleh para siswa.

            Demikian beberapa tips dari bagaimana mengajar agar siswa tertarik dan termotivasi. Semoga bermanfaat 🙂

Tulisan ini disadur dari : https://hanyalewat.com/20131070-trik-mengajar-supaya-siswa-tertarik-dan-termotivasi

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Loading...