content detail

Perjalanan GSM yang Mulai Ramai dengan Perubahan

Post by: 10/10/2017 0 comments 41 views

Perjalanan GSM yang Mulai Ramai dengan Perubahan

Oleh: Novi Candra

Kemarin saya senang sekali kedatangan ibu guru yang pernah mengajar di Papua Lany Rh yang sempat menyambangi salah satu sekolah jejaring GSM (Gerakan Sekolah Menyenangkan).

Di setiap waktu kita saling bertukar cerita perjalanan.
Ketika saya bercerita padanya tentang GSM, saya seperti membuka kembali lembar demi lembar perjalanan yang ternyata panjang juga 😊.

Foto:<br />Dari kiri : Lany (Guru tamu yang pernah mengajar di Papua) – Shinta (Guru SDN Karangmloko 2) – Novi (GSM) – Dian (GSM)

“Jalan yang kita pilih adalah salah satu jalan yang sepi Len. Waktu itu, sebelum pulang dari Melbourne, banyak pihak yang menawari kami membuat sekolah. Wahhh. . .pasti bisa kami ‘jual’ dengan sangat mahal. Atau kalaupun tidak mahal, buat sekolah alternatif murah yang jarang sekali ditemukan di sekolah sekolah yang sudah ada. ” Lebih enak dan merdeka.

Masalahnya kami tidak memilih jalan itu, karena kami yakin sudah banyak yang telah melakukan membuat sekolah alternatif. Tapi, ‘mengubah’ sekolah yang sudah ada dengan segala sistem rumit yang telah terbentuk sebelumnya. Siapa yang mau mengubah-ubah sekolah yang bukan miliknya?

Banyak yang menyangsikan itu akan berjalan.

Lha….apalagi tidak punya dana. Trus piye? (dalam Bahasa Indonesia artinya: Lalu Bagaimana ?)

Kami melakukan antitesis pada sistem yang biasanya dipakai. Kalau biasanya sekolah pilot ditunjuk, ini kita seleksi.

Kalau biasanya pelatihan guru atau workshop mereka didanai dan disangoni, sekarang mereka iuran.

Kalau biasanya mereka didampingi intensif di lapangan dengan support dana, kita justru menggunakan IT dalam melakukan pendampingan sehingga minim biaya.

Kalau biasanya sekolah pilot menjadi unggulan, di GSM sekolah pilot adalah buddy dan harus berkolaborasi dengan beberapa sekolah lain di sekitarnya.

Kemarin, salah satu sekolah jejaring GSM, SD Negeri Karangmloko 2 di sebuah desa Yogyakarta menjadi bukti bahwa apa yang kami yakini dan jalankan dengan cara tidak biasa , “cracking the system” mampu menghasilkan perubahan.

Berikut bukti perubahan SDN Karangmloko 2 yang berhasil kami dokumentasikan.

Foto perubahan : Dinding tempat parkir yang dimanfaatkan untuk media belajar

 

Foto perubahan: Pojok Baca di sudut kelas SDN Karangmloko 2
Foto Perubahan : Kesepakatan Kelas SDN Karangmloko 2

 

Foto perubahan: Belajar di luar kelas

 

Foto Perubahan: Pohon Amalan SDN Karangmloko 2

Buat Lany Rh, bu Shinta Irawan (guru SDN Karangmloko 2), bu Hatri (Kepala SDN Karangmloko 2), dan semua guru jejaring GSM yang masih percaya akan adanya perubahan dan terus menjalankannya, TERIMA KASIH.

Sekarang jalan itu sudah mulai ramai.😊

Penulis:

Novi Poespita Candra

Penggagas GSM (Gerakan Sekolah Menyenangkan)

Dosen Fakultas Psikologi UGM

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Loading...