content detail

Penerapan Gerakan Sekolah Menyenangkan

Post by: 05/09/2016 0 comments 956 views

Penerapan Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM)  di beberapa sekolah di Yogyakarta telah dimulai dan telah merubah lingkungan di sekolah-sekolah tersebut. Banyak kepala sekolah dan guru yang baru mengetahui adanya cara belajar yang baru.

 

Berikut rekaman wawancara antara sbs dengan founder Gerakan Sekolah Menyenangkan Muhammad Nur Rizal, Ph.D terkait perkembangan penerapan konsep sekolah menyenangkan yang telah menghasilkan perubahan-perubahan di sekolah, seperti setting kelas, pelibatan secara aktif siswa, model belajar, dll.

 

Rekaman

 

Dalam wawancara tersebut  Muhammad Nur Rizal menjelaskan bahwa sekolah yang tergabung dalam jejaring GSM dapat dipantau/didampingi perubahannya melalui forum kunjungan di sekolah-sekolah dan juga forum group di WhatsApp (WA).

Kita menggunakan teknologi, karena kita pahami bahwa teknologi bisa melakukan penetrasi untuk media sosial baru. Dalam hal ini sekolah-sekolah, sehingga pendampingan yang kita lakukan kita diundang biasanya oleh sekolah itu untuk melihat dan mengunjungi perubahan-perubahan yang dilakukan kemudian kita memberikan masukan-masukan terhadap perubahan yang terjadi, itu pertama secara fisik.

Contoh yang dilakukan anak-anak di SD Negeri Tiimbulharjo di Yogyakarta dimana kelas mereka didesain untuk memiliki ruang bergerak dan berkolaborasi
Contoh yang dilakukan anak-anak di SD Negeri Tiimbulharjo di Yogyakarta dimana kelas mereka didesain untuk memiliki ruang bergerak dan berkolaborasi dalam sebuah project

Yang kedua dengan teknologi kita punya group WA yang kemudian kita dorong mereka men-sharing kan / meng-upload kan perubahan yang terjadi. Misalnya, ada sekolah yang tidak punya atap di kelasnya, kemudian anak-anak dan guru menaruh hasil kreasi project anak-anak di pojok-pojok kelas ataupun digantung di ruang ruang kelas yang tidak beratap. Kemudian mereka membuat target belajar sendiri. Mereka membuat bagaimana membuat anak-anak itu dibangun literasinya, dan banyak perubahan-perubahan lainnya. Dan itu kemudian menginspirasi sekolah-sekolah lain yang belum bergerak berubah untuk kemudian berubah.

Contoh setting kelas SD N Karangmloko 2
Contoh setting kelas SD N Karangmloko 2 beserta pajangan hasil karya anak di dinding kelas

Pendekatan kita , apresiasi inquiry approach, yakni kita mengapresiasi perubahan-perubahan yang terjadi dengan cara menselebrasi merayakan yang kemudian perubahan itu kita viralkan agar menjadi momentum perubahan yang besar. Jadi yang belum berubah tidak kita hukum, tidak kita coret dari sekolah jejaring, tapi kita tunggu untuk kita sadarkan bahwa ada komitmen (Muhammad Nur Rizal).

Contoh MI Muh Pengkol saat siswa memajang hasil karyanya di ruang-ruang atap
Contoh MI Muh Pengkol saat siswa memajang hasil karyanya di ruang-ruang atap

Untuk tanggapan siswa sendiri siswa merasa senang ketika ulangan diganti dengan projek tematik. Karena siswa lebih aktif dilibatkan, suasana lingkungan kelas sudah berubah sehingga lebih senang.

 

Sumber:

http://www.sbs.com.au/yourlanguage/indonesian/id/content/gerakan-sekolah-menyenangkan?language=id

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Loading...