content detail

Pemanfaatan Hypnoterapi Dalam Pembelajaran

Post by: 09/02/2017 1 comments 620 views
Pemanfaatan Hypnoterapi Dalam Pembelajaran
Oleh : Iwan A. Priyana

 

Sebagian besar aktifitas guru baik di dalam kelas maupun di luar kelas, saat  berinteraksi dengan muridnya adalah berbicara. Kata kata yang dikeluaran guru saat berbicara memiliki efek, baik positif maupun negatif. Di sinilah diperlukan kehati-hatian , sebab bisa saja kata-kata yang di kemukakan guru tersebut merupakan komentar negatif yang dapat membentuk mental blok siswa. Penelitian yang dilakukan Jack Can Field terhadap 100 orang anak berkaitan dengan komentar baik yang positif dan negatif yang diterimanya dalam satu hari; hasilnya, cukup mengejutkan , yaitu 460 komentar atau kritik destruktif diterima anak-anak, dan hanya 75 saja dari komentar positif yang diterimanya.
Lalu, apakah akibatnya bila seorang siswa sering menerima komentar negatif? Kata negatif yang sering di dengar oleh siswa yang dikemukakan oleh guru, juga orang tua akan tersimpan di dalam bawah sadar. Proses masuknya kata-kata negatf tersebut melalui pintu gerbang atau filter yang dikenal dengan istilah RAS (Reticular Activating System). Saat RAS dalam keadaan “terbuka” informasi masuk lalu  tersimpan dalam bawah sadar yang kelak akan mempengaruhi pola tingkah laku dan pikiran juga membentuk konsep diri seseorang.
Hal ini terjadi sebab, aktivitas kita sehari-hari 80 % aktivitas manusia dikendalikan oleh pikiran bawah sadar, dan hanya 20 % saja yang dikendalikan pikiran sadar.
Kata-kata negatif yang tersimpan dalam gudang bawah sadar tersebut bisa dibuang atau dihapus dengan cara seseorang masuk  dalam pikiran bawah sadar dengan membuka RAS nya. Untuk memasuki pikiran bawah sadar, diawali dengan menurunkan gelombang otak sehingga berada pada kondisi alpa. Untuk masuk ke dalam situasi ini, dapat dilakukan dengan hypnoterapi, pada saat itulah dimasukan sugesti sesuai dengan keinginan kita yakni membuang kata hal-hal negatif dan memasukkan hal-hal positif.
Foto: SMP N 1 Nagreg Bandung. Penerapan hypnoterapi dalam pembelajaran
Guru dapat beperan sebagai orang yang memasukkan sugesti tersebut dengan langkah-langkah berikut :
  1. Bawalah siswa dalam ruangan yang tenang , dan sejuk tidak terlalu bising. Ciptakan suasana tenang dan nyaman bagi siswa di ruangan itu.
  2. Jelaskanlah kepada siswa tujuan kegiatan tersebut yakni upaya untuk menghapus kata-kata atau hal negatif yang ada pada dirinya dan mengganti atau memasukkan hal postif  yang akan memberdayakan dirinya.
  3. Setelah siswa siap, siswa diminta untuk menarik nafas dan mengeluarkan perlahan-lahan beberapa menit, suara guru harus tenang dan lembut. Perintah menarik nafas dan mengeluarkannya dilakukan berkali-kali . Siswa diminta untuk menutup mata serta fokuskan perhatian pada nafas yang masuk melalui hidung.
  4. Setelah beberapa saat siswa menarik nafas ,pada saat itu guru memperhatikan raut wajah siswa. Jika seandainya siswa tampak lebih tenang dan raut wajahnya seakan-akan sudah tertidur, pada saat itu guru meminta siswa membayangkan  sebuah bola bundar yang kosong. Perintah itu lakukan berkali-kali, karena pikiran bawah sadar persis pikiran anak-anak sehingga perintah perlu di ulang-ulang dengan suara lembut.
  5. Langkah berikutnya adalah siswa diminta mengingat kembali hal-hal maupun komentar negatif yang menjadi yang telah membentuk konsep dirinya, lalu diminta membayangkan bahwa saat itu siswa sedang memasukkan hal negatif tersebut ke dalam bola tersebut. Setelah itu, siswa diminta untuk mengimajinasikan bola itu ia buang jauh-jauh. Kegiatan berikutnya sugestikan pada siswa bahwa dirinya telah membuang hal-hal negatif, dan saat itu siswa diminta untuk memasukkan hal-hal positif ke dalam dirinya, dan akan menjadi keyakinannya.
  6. Kegiatan terakhir siswa diminta membuka  mata perlahan-lahan dan sugestikan bahwa sekarang siswa lebih nyaman dan hanya memiliki hal-hal positif dalam dirinya.

 

Penulis:

Iwan A. Priyana

Pendidik di SMP N 1 Nagreg Bandung (salah satu guru dalam jejaring Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM))

Comments (1)

artikelnya keren-keren

Balas

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Loading...