content detail

Mengelola Kelas Yang Menyenangkan

Post by: 20/03/2015 0 comments 1840 views

Kelas menyenangkan

Hal menarik dari sekolah-sekolah di Australia, salah satunya adalah kondisi siswa sangat ceria dan kelas yang berlangsung dinamis. Siswa berinteraksi dengan mengungkapkan pendapat baik dengan teman maupun guru. Seakan tidak ada sekat antara murid dengan guru. Murid adalah pembelajar yang aktif. Mereka ingin dilibatkan dalam sebuah pembelajaran. Murid secara alamiah akan menyukai guru yang bisa mengelola kelas yang menyenangkan.

Langkah pertama untuk membuat kelas menyenangkan adalah dengan membangun komunitas. Hubungan antara murid dan guru adalah kunci pengelolaan kelas. Guru harus mampu menciptakan suasana kelas yang nyaman bagi murid sehingga kecil kemungkinan terjadinya tingkah laku yang tidak diinginkan dari murid. Banyak cara kreatif untuk membangun komunitas. Misalnya dengan menyapa murid satu persatu ketika mereka hendak masuk ke kelas, atau membuat aktivitas pembelajaran untuk menumbuhkan rasa kebersamaan antara siswa dan guru di sekolah, seperti dengan meminta mereka untuk mengungkapkan perasaan mereka pada hari itu dengan satu kata. Jika dilakukan secara terus menerus, maka suasana kelas akan menjadi akrab.

Kedua, guru dan murid harus merancang kelas yang menyenangkan. Kerjasama antara guru dan murid untuk mendesain kelas akan menumbuhkan suasana belajar yang positif. Ketika siswa masuk ke kelas, siswa akan merasa menjadi bagian penting dari ruang kelas tersebut karena hasil pekerjaan mereka seperti esai dan karya seni mereka terpampang di dinding kelas. Situasi ini juga akan menumbuhkan penghargaan terhadap siswa dan mendorong siswa untuk berbuat lebih baik.

Ketiga, buat aturan kelas dengan melibatkan murid. Aturan kelas mencakup apa dilakukan jika terdapat seorang murid yang datang terlambat dan jika terdapat murid berbuat tidak baik kepada temannya. Dengan melibatkan siswa dalam membuat aturan, para siswa akan lebih merasa menjadi bagian dari aturan-aturan kelas yang ada, dengan demikian akan mengurangi perilaku-perilaku negatif di sekolah.

Satu hal lain yang saya amati mengenai cara mengajar guru membuat pelajaran menjadi hal yang nyata, dan tidak berhenti pada rumus-rumus atau konsep tertentu. Materi pelajaran apa pun bisa dibuat menjadi riil semisal guru mengajarkan materi sudut dan menghubungkannya dengan bagaimana seorang arsitek memanfaatkan konsep sudut ketika membangun gedung. Guru juga bisa mengaitkan pelajaran dengan situasi yang aktual seperti acara TV, permainan, dan berita-berita terkini. Oleh karena itu, guru dapat mengakomodasi pengalaman dan pengetahuan siswa dengan pembelajaran yang akan diajarkan.

Terus semangat kepada bapak dan ibu guru yang sudah selalu mengabdikan diri untuk menciptakan generasi yang lebih baik.

 

Tulisan dan gambar merupakan rangkuman dari tulisan Agus Mutohar (mahasiswa program doktoral di Faculty of Education, Monash University Australia) yang dimuat dalam buku Sekolah itu Asik (2014). Tulisan lengkap dapat dibaca dalam buku tersebut.

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Loading...