content detail

Menentukan Bentuk Perkalian dan Pembagian dengan Menggunakan Media Alam untuk Siswa Kelas II SD Muhammadiyah Gantiwarno

Post by: 11/05/2015 0 comments 4234 views
sumber: http://berita.suaramerdeka.com/ Maulana M Fahmi
sumber: http://berita.suaramerdeka.com/ Maulana M Fahmi

Alam dan lingkungan sekitar kita merupakan laboratorium yang besar. Setiap hal yang ada di alam sekitar kita dapat digunakan sebagai sarana atau media belajar. Mulai dari hal-hal yang terlihat sepele, seperti rimbunan semak belukar halaman belakang sekolah, hewan-hewan yang berkeliaran di sekitar sekolah, kendaraan bermotor, atau bahkan sepeda yang terparkir rapi di parkiran sekolah. Walaupun lingkungan sekitar menyediakan media yang berlimpah untuk belajar, namun sebagai guru kita harus selektif dalam memilih media tersebut.

Pelajaran matematika dalam hal ini berhitung (penjumlahan, pengurang, perkalian dan pembagian) juga dapat menggunakan media lingkungan sekitar. Sebagai contoh ketika guru mengajarkan perkalian, guru dapat membawa siswa ke halaman sekolah. Siswa diajak untuk menentukan jumlah seluruh roda sepeda motor yang ada di parkiran sekolah. Siswa menghitung secara manual banyaknya roda sepeda motor secara riil, kemudian dilanjutkan dengan penjelasan guru secara teoritis. Dari dua kegiatan ini diharapkan siswa memahami konsep perkalian.

Belajar berhitung perkalian dan pembagian juga bisa dilakukan dengan menggunakan kacang merah. Kacang merah mudah didapat dan harganya terjangkau. Bahkan bisa dikatakan murah, tetapi memiliki manfaat yang luar biasa. Disamping mengandung banyak vitamin, kacang merah juga sangat membantu siswa dalam perhitungan matematika.  Dengan menggunakan alat peraga berupa kacang merah, siswa dapat menentukan bentuk dari perkalian dan pembagian dari sebuah bilangan.

Proses pembelajaran matematika dengan menggunakan kacang merah sangat mudah dilakukan oleh guru dan siswa.

  1. Guru menentukan jumlah kacang merah untuk setiap siswa (misalnya 100 biji) dan dimasukan ke dalam sebuah gelas.
  2. Ajak siswa ke halaman sekolah dengan membawa alat tulis.
  3. Aturlah siswa sedemikian sehingga siswa yang satu dengan siswa yang lain tidak terlalu berdekatan.
  4. Siswa menunggu instruksi dari guru.
  5. Guru memberikan instruksi misal 1,2,3 sebar! Siswa secara bersama-sama menyebar kacang merah yang dibawanya
  6. Lalu, guru memberikan waktu 3 menit untuk memungut kembali kacang merah yang disebar tadi.
  7. Setelah waktu habis, siswa segera menghitung hasil dari mengambil kacang merah telah disebar.
  8. Setelah itu, siswa mulai menghitung dan menentukan bentuk perkalian atau pembagian dari jumlah yang di dapat, sebagai contoh:

Jumlah kacang merah yang didapat siswa 20, maka

  • Bentuk pembagiannya adalah

20:1 = 20

20:2 = 10

20:3 = x (jika setelah dibagi ada sisa)

20:4 =5

Dan seterusnya sampai dengan 20:20 atau sampai batas waktu yang ditentukan

  • Bentuk perkaliannya adalah

20 = 1 x 20

20 = 2 x10

Dan seterusnya atau sampai batas waktu yang ditentukan

  1. Jika waktu yang ditentukan untuk menghitung telah habis, siswa kembali diposisikan untuk menyebarkan kembali kacang merahnya (kacang merah yang telah didapat dari penyebaran pertama contoh di atas adalah 20)
  2. Lakukan cukup 2 kali sebar karena keterbatasan waktu.

Tahap evaluasi

  1. Guru mengumpulkan kembali siswa dan menanyakan jumlah bentuk perkalian dan pembagian dengan jumlah bilangan yang sudah didapat.
  2. Guru mengoreksi hasil menghitung siswa kemudian diumumkan siapa yang paling banyak mendapat bentuk perkalian dan pembagian.
  3. Siswa yang mengumpulkan bentuk perkalian dan pembagian paling banyak serta tepat perhitungannya bisa diberikan hadiah misalnya bintang prestasi.

Metode pembelajaran dengan media kacang merah memberikan banyak manfaat, diantaranya:

  1. Keaktifan siswa meningkat, terbukti dengan siswa yang biasanya hanya diam dan duduk dengan metode ini siswa menjadi lebih ceria dan aktif.
  2. Melatih ketelitian, keuletan dan kesabaran siswa dalam berhitung.
  3. Pemahaman materi tentang perkalian dan pembagian menjadi lebih baik.

 

Sri Yuniati, S.Kom, Guru SD Muhammadiyah Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah (www.sdmuh-gantiwarnoklaten.sch.id).

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Loading...