content detail

Melindungi Anak dalam Menggunakan Media Sosial

Post by: 13/05/2015 0 comments 1143 views
sumber: http://www.twominuteparenting.com/
sumber: http://www.twominuteparenting.com/

Bagi anak dan remaja, media sosial adalah hal yang lekat dengan kehidupan. Pengguna internet pun semakin bertambah, bahkan untuk anak-anak yang masih di bawah umur. Hal tersebut perlu diperhatikan, sebab, meski media sosial dapat memberikan manfaat, terdapat potensi bahaya yang perlu dihindari. Anak-anak harus lebih cerdas dalam memilih apa yang akan mereka publikasikan di Facebook, Twitter, atau sosial media lainnya. Sebab apa yang dipublikasikan dapat membuat mereka berada dalam masalah, bahkan dapat berurusan dengan hukum. Oleh karena itu, orangtua perlu mengajarkan anak-anak agar lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial.

Penting bagi orangtua untuk mengetahui apa yang dilakukan oleh anak ketika ia online di media sosial. Tetapi orangtua pun perlu hati-hati dalam mengawasi anak, jangan sampai berlebihan dan malah merusak kepercayaan yang telah dibangun bersama oleh orangtua dan anak. Kunci untuk terlibat dalam hal ini adalah membuat anak mengerti bahwa orangtua menghargai privasi mereka, tetapi orang tua ingin mereka aman dalam menggunakan media sosial. Berikut beberapa hal yang dapat orangtua berikan pada anak untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di internet:

  1. Berperilaku baik

Artinya, perilaku yang tidak baik di dunia maya sama saja dengan yang ada di dunia nyata. Jelaskan pada anak bahwa mereka harus menghargai dan sopan pada orang lain, dan jangan pernah mempublikasikan sesuatu yang akan menyakiti atau mempermalukan orang lain. Selain itu, minta anak untuk memberi tahu orangtua atas segala bentuk pesan orang lain di media sosial yang mungkin mengganggunya.

  1. Berpikir dua kali sebelum menekan “enter” atau “post”

Ingatkan pada anak bahwa apa yang mereka publikasikan di media sosial dapat menjadi alat untuk menyerang diri mereka sendiri. Misalnya ketika anak membiarkan orang lain di media sosial tahu alamat rumah atau rumah sedang kosong, dapat membuat perampok memiliki kesempatan untuk beraksi di rumah. Anak dan remaja juga perlu menghindari mempublikasikan lokasi spesifik acara atau pesta yang sedang dihadiri.

Selain itu, ajarkan bahwa apa yang sudah dipublikasikan dan dilihat orang lain, tidak dapat ditarik kembali. Jika ada sesuatu yang anak tidak mau guru, teman, atau saudaranya melihat, makan jangan dipublikasikan.

  1. Gunakan pengaturan pribadi

Anak perlu paham bahwa pengaturan pribadi itu penting. Bila perlu, bantu anak untuk mengaturnya agar anak benar-benar paham. Jelaskan juga bahwa password dibuat untuk melindungi mereka dari orang yang ingin mencuri identitas media sosialnya, sehingga hal tersebut tidak boleh dibagikan pada orang lain, bahkan pada pacar atau teman baik.

  1. Jangan “berteman” dengan orang asing

Jika tidak mengenal orang yang meminta dijadikan teman di media sosial, maka jangan ditambahkan jadi teman. Hal ini cukup jelas, sederhana dan aman.

Jadi, bagaimana cara orangtua menanamkan pesan ini pada anak? Salah satu caranya adalah dengan membuat perjanjian mengenai media sosial dengan anak. Di dalamnya, mereka harus setuju untuk menjaga privasi mereka sendiri, mempertimbangkan reputasi, dan tidak menyebarkan informasi personal. Selain itu, mereka perlu berjanji tidak akan menggunakan teknologi untuk menyakiti orang lain (termasuk mengganggu atau bergossip). Sebaliknya, orangtua juga perlu berjanji akan menghargai privasi anak ketika menjadi bagian dalam media sosial anak. Artinya, orangtua dapet berteman dengan anak di media sosial dan mengamati, tetapi tidak akan mempublikasikan komentar yang akan mempermalukan anak.

Orangtua juga dapat membantu anak untuk tidak kecanduan media sosial dengan memberikan batasan waktu bagi anak dalam mengakses internet. Selain itu, orangtua juga harus memberi contoh pada anak tentang perilaku yang seharusnya dilakukan di media sosial. Hal tersebut dapat membantu anak menggunakan sosial media dengan baik.

 

Sumber dapat dilihat di kidshealth.org.

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Loading...