content detail

Mainan yang Tepat Untuk Balita

Post by: 13/07/2015 0 comments 984 views

Bermain adalah hal penting bagi anak-anak. Tiap fase dari masa anak-anak memiliki jenis kebutuhan mainan yang berbeda. Hal tersebut tergantung dengan usia dan tugas perkembangan tiap anak. Setelah kemarin membahas soal mainan untuk bayi (Baca: Memilih Mainan Untuk Bayi yang Tepat), sekarang saatnya untuk membahas mainan yang tepat untuk balita.

Jika bayi adalah ilmuan kecil yang menggunakan inderanya dalam memahami benda – benda di sekitarnya, balita adalah insinyur kecil yang berusaha untuk meraih benda-benda, dan melihat bagaimana mereka bekerja. Hal ini bukan hanya karena peningkatan rasa ingin tahu, tetapi juga karena kemampuan motorik dan kekuatan otot yang meningkat.

Balita akan mulai sadar akan fungsi objek, sehingga mereka mungkin akan mulai berbicara di telepon mainan, atau minum dari gelas yang lebih besar. Konsep bermain pura-pura pun mulai muncul. Balita mungkin anak meletakkan boneka ke kasur, atau membuat bunyi “tut…tut…” ketika mendorong kereta mainan. Permainan pura-pura ini merupakan dasar bagi anak usia pra sekolah. Anak akan mulai paham bahwa setiap benda memiliki fungsi dan tujuan.

Pada masa ini, anak juga mulai belajar mengenal warna dan bentuk, sehingga pilihlah mainan yang warnanya terang, warna warni, dan mudah dipegang oleh tangan anak yang kecil. Ketika anak berusia 2 tahun, anak akan mulai dapat menendang bola, mencoret-coret dengan krayon, atau membangun menara balok setinggi 3 sampai 4 balok. Sementara ketika usianya 3 tahun, anak mulai bisa menyelesaikan puzzle sederhana dan mengayuh sepeda roda tiga. Anak akan menjadi trampil dan belajar untuk mengontrol dunia sekitar mereka dengan banyaknya melakukan pengulangan.

Berikut merupakan beberapa mainan yang tepat untuk balita:

Bola

sumber: parenting.com
sumber: parenting.com

Memegang, menggelindingkan, melempar, dan menangkap bola, dapat melatih motorik kasar, koordinasi tangan dan mata, serta ketangkasan anak.

Shape sorting toys

sumber: amazon.com
sumber: amazon.com

Mainan ini meminta anak untuk mencocokan bentuk benda untuk dimasukkan kedalam lubang. Hal ini dapat menantang koordinasi tangan dan kaki, serta belajar menyelesaikan masalah.

Mainan mekanik

sumber: pinterest.com
sumber: pinterest.com

Pop up dan beberapa mainan yang aktif dengan tombol atau tuas dapat mendorong perkembangan ketrampilan motorik halus, pemecahan masalah, dan mengajarkan hukum sebab akibat.

Perlengkapan main peran

sumber: brookstone.com
sumber: brookstone.com

Mainan seperti dokter-dokteran atau masak masakan dapat membantu anak belajar bagaimana dunia bekerja dengan meniru orang dewasa. Boneka (binatang maupun orang) dapat mendorong anak bermain “pura-pura”, misalnya pura-pura menjadi pasien. Permainan ini membantu perkembangan sosial dan emosional. Misalnya mengajarkan bagaimana mengekspresikan emosi dan mengurus sesuatu yang mereka sayangi.

 

Disadur dari kidshealth.org

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Loading...