content detail

Mainan yang Tepat Untuk Anak Prasekolah

Post by: 14/07/2015 0 comments 1547 views

Jika bayi menggunakan indranya untuk bereksplorasi (Baca: Memilih Mainan Untuk Bayi yang Tepat) dan balita mulai mencari tahu cara kerja sebuah benda (Baca: Mainan yang Tepan Untuk Balita), maka ada sedikit perkembangan untuk anak usia prasekolah. Anak usia pra sekolah akan mulai menggunakan mainan dan benda di sekitarnya sesuai fungsinya. Sekaligus membayangkan fungsi lain dari benda-benda tersebut untuk membangun dunia mereka. Misalnya, mereka mulai membuat tenda dengan taplak besar dan meja, seolah-olah menjadi markas rahasia. Atau mungkin membentuk tanah liat menjadi makanan, lalu meminta orang lain untuk mencicipinya.

Dalam permainan anak usia prasekolah, dunia menjadi sebuah tempat yang magis tanpa keterbatasan, anak prasekolah adalah penguasa dari semua itu. Adalah hal yang biasa bagi anak-anak usia ini untuk berpikir bahwa ia memiliki kekuatan super yang dapat mengalahkan monster, atau berimajinasi untuk menjadi peri dan putri.

Seringkali, anak-anak akan mengajak orang-orang di sekitarnya untuk bergabung dengan imajinasi yang ia miliki. Masa ini adalah masa yang sama di mana teman imajiner mungkin muncul pada anak-anak. Namun sebenarnya, imajinasi adalah hal yang penting untuk perkembangan anak-anak, sebab akan membantunya dalam menghadapi rasa takut, kecemasan, harapan, dan impian.

Dunia merupakan panggung bagi anak, ia akan meminta figure lekatnya untuk melihat apa yang ia lakukan. Ia akan belajar melakukan sebuah trik, lalu meminta persetujuan dan dukungan dari orang lain dengan meminta orang lekatnya menilai. Apresiasi akan membuatnya lebih bereksplorasi mencari prestasi baru. Keinginan untuk bersosialisasi dari anak usai prasekolah akan meluas ke teman sekitarnya dan mulai belajar memberi dan menerima, serta permainan yang kooperatif.

Bermain peran dalam permainan anak presekolah semakin rumit. Mereka pun akan lebih memahami bagaimana cara mengoperasikan benda-benda di sekitarnya. Jadi jangan heran jika mereka mulai bisa menyalakan DVD player atau mulai mencoba permainan dengan remote kontrol. Bermain sendiri lebih banyak menggunakan aktifitas fisik, sebab anak sudah bisa berlari dan melompat dengan lebih lancar.

Mainan yang Tepat Untuk Anak Prasekolah

Kegiatan seni dan kerajinan

sumber: www.kiarts.org
sumber: www.kiarts.org

Ketrampilan motorik halus anak yang semakin berkembang dan butuh stimulasi membuat anak usia prasekolah cocok dengan permainan yang membuatnya aktif melibatkan ketrampilan motorik halus. Misalnya saja memegang krayon, membuat gambar keluarga, menggunakan gunting untuk memotong dan memperkuat koordinasi motorik, melatih kreativitas, serta mengangkat rasa percaya dirinya.

Balok dan lego

sumber: www.notimeforflashcards.com
sumber: www.notimeforflashcards.com

Kegiatan seperti membangun menara dan memahami bagaimana cara menggadapi bangunannya ketika jatuh, dapat mengembangkan kemampuan menyelesaikan masalah dan koordinasi tangan dan mata. Selain itu, anak prasekolah akan menggunakan imajinasi mereka untuk membuat bangunan, kendaraan, binatang, dan bentuk sederhana lainnya.

Puzzle

sumber: www.kidosphere.com
sumber: www.kidosphere.com

Puzzle akan membantunya mengembangkan koordinasi dan ketangkasan, serta mengajarinya mengenai hubungan spasial (di mana satu hal berkaitan dengan lainnya) dan berpikir logis.

Bermain peran

sumber: www.speechbuddy.com
sumber: www.speechbuddy.com

Anak usia prasekolah mulai mengidentifikasi peran gender tertentu. Anak perempuan mungkin akan bermain rumah-rumahan menggunakan boneka, sementara anak laki-laki mulai berperan sebagai mekanik dengan menggunakan mainan seperti obeng plastik. Anak laki-laki mungkin akan berpura-pura memperbaiki peralatan yang rusak, sementara anak perempuan berpura-pura memasak.

 

Dikembangkan dari kidshealth.com

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Loading...