content detail

Cara Mengatasi Anak Pemalu

Post by: 06/07/2015 0 comments 1139 views

Ada banyak alasan mengapa anak menjadi pemalu (Baca: Mengapa Anak Pemalu dan Tidak Banyak Teman?). Sifat pemalu adalah yang biasa terjadi bagi anak-anak. Meski demikian, sikap pemalu yang ekstrim terkadang membuat anak terhambat dalam bersosialisasi dengan lingkungannya. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang mungkin dapat dilakukan oleh orang tua agar sikap pemalu anak dapat berkurang.

sumber: kidsatmax.com.au
sumber: kidsatmax.com.au

1. Biarkan Anak Bereksplorasi

Berikan kesempatan pada anak untuk melakukan eksplorasi terhadap hal yang ia inginkan sejak kecil. Tentunya ada dalam pengawasan orang tua apabila si kecil melakukan aktivitas, eksplorasi atau hal lainnya yang beresiko membahayakan untuknya. Biarkan bayi anda tumbuh dan berkembang membangun citra dirinya.

2. Jangan Memberikan Anak Sebuah Predikat

Saat anda mengenali sikap dan mengetahui bahwa anak memiliki sikap pemalu. Jangan sesekali memberikannya predikat dengan menyebutnya sebagai pemalu. Memberikan predikat pemalu pada anak bukanlah tindakan yang tepat, karena anak tak pernah berpikir bahwa dirinya itu pemalu. Bila ia sering dikatai sebagai pemalu, bukan tidak mungkin ia menjadi sadar dan lebih malu yang akhirnya berujung pada  psikologis anak yang memilih menarik diri dari lingkungannya. Ada baiknya saat anak kurang percaya diri berkembang dilingkungannya, berikan ia dorongan dan kepercayaan bahwa ia bisa melakukannya. Dengan begini anak akan lebih termotivasi untuk lebih berani.

3. Bawa Serta Anak Saat Melakukan Kunjungan

Saat melakukan kunjungan seperti kunjungan ke tetangga, arisan atau pernikahan. Ada baiknya, jika anda mulai membawa serta si kecil. Dengan mengajak si kecil berkunjung ke tempat-tempat baru dan bertemu dengan orang-orang baru, ia akan terbiasa dengan lingkungan dan orang-orang baru, sehingga si kecil menjadi lebih berani dan percaya diri.

4. Masukan Anak Ke Sekolah

Selain mampu mengasah kecerdasan sosial anak, memasukannya ke TK atau Taman Kanak-Kanak mampu menumbuhkan kepercaya diri anak yang lebih tinggi. Karena dengan bersekolah anak akan menjumpai serta mengenal berbagai karakter orang dan mencoba menyesuaikan diri dengan lingkungan diluar rumahnya.

5. Dukungan Orang Tua

Dukungan serta dorongan orang tua adalah hal paling penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak. Saat anak belum berhasil melakukan sesuatu, jangan pernah mengucilkan atau menganggapnya lemah, hal ini hanya akan membuat anak tertekan dan semakin tidak percaya diri. Untuk itu, tetap berikan motivasi dan kepercayaan anda bahwa anak bisa melewati dan melakukannya.

6. Gunakan kontak mata

Adanya kontak mata saat menghadapi lawan bicara akan menimbulkan kepercayaan diri bagi seseorang. Namun, jika anak tak nyaman saat melakukan kontak mata, ajarkan dia untuk bicara sambil menatap hidung lawan bicaranya. Dengan beberapa kali latihan seperti ini, lama-kelamaan rasa percaya dirinya akan meningkat dan teknik ini tak lagi dibutuhkan.

7. Ajarkan percakapan pembuka dan penutup

Buatlah sebuah daftar kalimat untuk membuka dan menutup percakapan untuk berbagai kelompok seperti, orang yang belum pernah ditemui, orang yang sudah dikenal, seorang teman baru, dan lainnya. Kemudian latihlah mereka untuk berbicara saling berhadapan dengan berbagai tipe lawan bicara yang mungkin ditemuinya.

 

Disadur dari bidanku.com dan female.kompas.com  . Tulisan lengkap dapat dibaca di sana.

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Loading...