content detail

Audiensi GSM dengan Kepala Dinas DIKPORA DIY

Post by: 17/03/2016 0 comments 791 views

Gerakan Sekolah Menyenangkan (baca : GSM) yang berdiri sekitar 2 tahun yg lalu kini semakin kuat. Hal ini dibuktikan dengan hubungan kerjasama antara GSM dengan berbagai pihak yang sangat peduli terhadap dunia pendidikan di Indonesia. Audiensi dengan kepala Dinas Pendidikan DIY , bapak Kadarmanta Baskara Aji pun terlaksana dengan lancar bahkan dukungan dari bapak Kepala Dinas pun luar biasa.

Audiensi GSM dengan Kepala Dinas DIKPORA DIY
Audiensi GSM dengan Kepala Dinas DIKPORA DIY

Layaknya mengangkat batu besar, tentu akan terasa sulit bahkan tidak mungkin jika dilakukan sendiri. Demikian juga sebuah gerakan, membutuhkan daya dukung dari segala pihak, maka proses yang dilalui relatif lebih ringan dan cepat sehingga mencapai perubahan yang diharapkan. Demikian yang dilakukan GSM saat ke gedung Dikpora DIY, Rabu (16/3).

 

Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) seperti tidak lelah mencari, mengajak dan menggandeng pihak lain yang memiliki concern sama terhadap kemajuan dunia pendidikan di Indonesia, “Kita harus menjemput bola dan tidak mungkin berdiam diri berharap orang mengerti dengan sendirinya apa itu GSM,” demikian Rizal, penggagas GSM.

Audiensi GSM dengan Kepala Dinas DIKPORA DIY
Audiensi GSM dengan Kepala Dinas DIKPORA DIY

Muhammad Nur Rizal datang bersama pengurus harian GSM serta turut serta beberapa kepala sekolah/guru dari sekolah model GSM. Menyampaikan gagasan serta bertukar pikiran dan pengalaman seputar dunia pendidikan menjadi agenda utama dalam pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Propinsi DIY, Baskara Aji.

Baskara mengaku senang menyambut kedatangan GSM, karena menjadi bukti masih ada komunitas atau masyarakat yang peduli dengan dunia pendidikan, “Komunitas masyarakat seperti GSM ini tentu merupakan akses bangsa dan diharapkan bisa muncul di daerah-daerah lain sehingga pembenahan sistem pendidikan bisa dilakukan bersama,” tutur Baskara.

Audiensi GSM dengan Kepala Dinas DIKPORA DIY
Audiensi GSM dengan Kepala Dinas DIKPORA DIY

Lebih lanjut Baskara menjelaskan bahwa dinas DIY selama ini telah berupaya membangun konsep sinergitas antara sekolah, orang tua dan masyarakat, “Dalam menciptakan suasana belajar yang kodusif bagi anak, baik di sekolah maupun di rumah, maka perlu menggerakkan seluruh komponen diantaranya sekolah, orang tua dan masyarakat,” tambah Baskara.

Dalam pertemuan itu juga Rizal menyerahkan semacam kertas kerja dari apa yang sudah dilakukan GSM baik selama masih menjadi mahasiswa di Australia maupun di Indonesia. Dikpora DIY secara eksplisit menyatakan dukungan bahkan bersedia terlibat sesuai dengan kapasitas dan kompetensinya bila memang dibutuhkan.

Penyerahan Lembar Kerja yang telah dilakukan GSM
Penyerahan Lembar Kerja yang telah dilakukan GSM

Satu lagi rekan dan mitra gerakan didapatkan dan akan terus dikembangkan. Sesuatu yang baik perlu disebarluaskan dan tidak akan ada kendala jika dilakukan dengan cara dan pemikiran yang baik pula. Bekerja dengan hati dan berkolaborasi, “Inilah modal sosial yang sudah dimiliki bangsa Indonesia sejak lama, yakni gotong royong,” pungkas Rizal.

Komunikasi dengan pemikiran terbuka adalah kunci bagi perubahan mindset. Produktif, edukatif dan kreatif adalah hasilnya. Dan tumbuhnya generasi bangsa yang cerdas hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjadikan Indonesia sebagai negara maju adalah cita-citanya. Tidak ada istilah pesimis selama bersama berkolaborasi.

 

Penulis : Ailis Safitri (Kepala SD Muhammadiyah Macanan)

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Loading...